Proses pemeriksaan DNA terhadap jasad pria yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, menunjukkan bahwa jasad tersebut identik dengan salah satu kru kapal yang membawa rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Dokter forensik RS Bhayangkara Banten, Donald Rinaldi Kusumaningrat, mengonfirmasi hasil tersebut, namun belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas jasad. Sebelumnya, delapan orang, termasuk lima jurnalis dan tiga kru kapal, dilaporkan hilang pada 7 September 2026.
Pencarian terhadap mereka telah dihentikan setelah penemuan jasad tersebut.
Komentar 0