Pewarta Foto Indonesia (PFI) mendesak Basarnas untuk membuka kembali operasi pencarian lima jurnalis dan awak kapal yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau sejak 7 September. Permintaan ini muncul setelah penemuan jasad salah satu ABK, Surakman (60), di Pulau Enggano, Bengkulu, yang telah terkonfirmasi melalui tes DNA. PFI meminta penyisiran dilakukan secara intensif di area sekitar penemuan jenazah dan jalur perairan menuju Enggano.
Ketua Umum PFI, Dwi Pambudo, menekankan pentingnya kehadiran negara dalam melacak keberadaan lima jurnalis dan dua kru kapal yang masih hilang, dengan waktu yang sangat berharga bagi keselamatan mereka.
Komentar 0