BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memperluas cakupan dan keaktifan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kolaborasi ini melibatkan ulama dalam menyebarkan informasi tentang pentingnya kepesertaan JKN kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Makassar dan dihadiri oleh pengurus MUI serta para dai.
Dalam sambutannya, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menekankan pentingnya pemahaman masyarakat tentang JKN, terutama di daerah yang kurang terjangkau. MUI juga memberikan pelatihan kepada ulama agar dapat menyampaikan pesan ini dalam ceramah mereka. BPJS Kesehatan mencatat defisit anggaran dan mendorong masyarakat untuk aktif mendaftar dan membayar iuran JKN, yang merupakan bentuk gotong royong dalam menjaga kesehatan.
Komentar 0