Delegasi Amerika Serikat mengadakan pertemuan penting dengan mediator Iran di sela Sidang Majelis Umum PBB. Presiden Donald Trump menyebut pertemuan tersebut berjalan baik, meski tidak ada kontak langsung dengan pejabat Iran. Dalam pidatonya, Trump menegaskan komitmennya untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir dan mengisolasi Teheran secara ekonomi. Ia juga menyatakan bahwa keputusan besar akan diambil setelah pemilihan paruh waktu AS, antara mencapai kesepakatan damai atau menghancurkan Republik Islam Iran.
Trump menolak anggapan bahwa pengambilalihan Kongres oleh Partai Demokrat akan melemahkan posisinya, menegaskan bahwa ia tidak mencalonkan diri lagi dan akan tetap berkuasa. Pidato ini muncul setelah laporan PBB mengenai dugaan kejahatan perang oleh pasukan AS di Iran. Selain itu, Trump juga mengkritik Pengadilan Pidana Internasional dan menegaskan bahwa anggota militer AS tidak akan diadili secara tidak adil.
Dalam konteks yang lebih luas, Trump mengumumkan berbagai inisiatif diplomatik, termasuk pertemuan dengan pemimpin Inggris dan Jepang, serta diskusi mengenai konflik di Ukraina, sebelum bertemu dengan Presiden China Xi Jinping.
Komentar 0