Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland menandatangani kesepakatan di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, yang memberikan Washington kehadiran militer lebih besar di Greenland. Kesepakatan ini mengakhiri ketegangan yang berlangsung lama antara AS dan Denmark terkait kedaulatan atas wilayah tersebut. Presiden AS, Donald Trump, menyebut kesepakatan ini sebagai langkah besar untuk Eropa dan AS.
Kesepakatan memungkinkan AS untuk memperluas aktivitas di Pangkalan Ruang Pituffik dan membangun dua pangkalan militer baru. Selain itu, pesawat AS diizinkan untuk terbang dan mendarat di seluruh wilayah Greenland. Kesepakatan ini juga melarang negara non-NATO untuk mendirikan instalasi militer tanpa persetujuan bersama dari Denmark, Greenland, dan AS.
Komentar 0