Kelompok hacker ShinyHunters mengklaim telah meretas FBI dan mencuri data sensitif dari ribuan agen dan pelamar. Dalam pernyataan di situs gelap mereka, hacker ini menyebutkan bahwa mereka mencuri data pribadi hampir semua agen FBI serta individu yang mengajukan lamaran pekerjaan. Mereka berhasil membobol server Oracle PeopleSoft yang biasa digunakan untuk menyimpan informasi pelamar, lalu melanjutkan ke cloud pemerintah yang dihosting oleh Amazon.
ShinyHunters mengklaim tindakan mereka bukan untuk motif finansial, melainkan untuk menuntut penghapusan laporan yang mereka anggap berisi tuduhan palsu terhadap mereka. Kejadian ini merupakan pelanggaran kedua terhadap sistem FBI tahun ini.
Komentar 0