Anggota Dewan Energi Nasional, Sripeni Inten Cahyani, menekankan pentingnya kesiapan sistem kelistrikan di Sulawesi menghadapi musim kemarau panjang yang dipengaruhi oleh fenomena El Nino. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) menyuplai sekitar 30% dari kebutuhan listrik di wilayah tersebut, sementara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara menyuplai sekitar 20%. PLN telah melakukan langkah-langkah seperti modifikasi cuaca untuk menjaga ketersediaan air bagi PLTA dan mempersiapkan PLTU batu bara untuk kembali beroperasi setelah pemeliharaan.
Selain itu, PLN juga berencana mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan sistem penyimpanan energi (BESS) untuk memperkuat sistem kelistrikan dan meningkatkan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan kondisi alam.
Komentar 0