Pemerintah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, berupaya mendorong sekitar 13 ribu pelaku UMKM untuk naik kelas dan memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan usaha. Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, menyatakan bahwa dari jumlah tersebut, hanya sekitar 2.000 pelaku usaha yang terdaftar aktif. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan untuk membantu mereka berkembang.
Subandrio juga menekankan pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran dan kreativitas produk. Selain itu, Pemkab Sekadau berusaha membuka akses permodalan dengan bunga rendah, namun mengingatkan pentingnya kesiapan administrasi untuk penggunaan yang tepat. Penguatan UMKM dianggap penting untuk perekonomian daerah dan penciptaan lapangan kerja.
Komentar 0