Partai United Russia yang dipimpin Presiden Vladimir Putin meraih kemenangan dalam pemilihan legislatif pada 21 September, dengan perolehan suara 57,83 persen. Hasil ini memastikan partai tersebut menguasai 355 dari 450 kursi di Duma, menjadikannya mayoritas. Pemilu ini juga melibatkan wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia, seperti Donetsk dan Luhansk, di mana pemungutan suara diawasi oleh tentara Rusia.
Pemerintah Ukraina mengecam pemilu ini sebagai ilegal, sementara serangan drone Ukraina ke Moskow terjadi bersamaan dengan pemilu, yang menurut Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, bertujuan mengganggu proses pemilihan.
Komentar 0