Aji Cahyono, pria yang membawa senjata tajam saat keributan di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Tangerang, meminta maaf secara terbuka. Dalam video yang beredar, Aji mengaku khilaf dan menjelaskan bahwa ia masih membawa golok setelah memotong rumput. Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menyatakan bahwa perselisihan terkait kegiatan ibadah jemaat GKPI telah diselesaikan melalui musyawarah.
Permintaan Maaf Pria Bergolok Usai Bubarkan Ibadah GKPI Tangerang
Baca artikel lengkap di sumber ↗
β¨ Ringkasan senci AI
Komentar 0