Masuk

Menteri Bahlil sebut tak perlu impor bensin jika terapkan E50

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Indonesia tidak perlu mengimpor bensin jika menerapkan bioetanol 50 (E50). Ia menjelaskan bahwa keberhasilan penerapan biodiesel 50 (B50) menjadi dasar untuk mempertimbangkan E50 sebagai alternatif bahan bakar. Dengan E50, Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada impor energi dari negara lain.

Bahlil juga menyoroti bahwa Brasil telah menerapkan E100 dan pemerintah telah memetakan bahan baku etanol dari tebu, singkong, dan jagung. Rencana penerapan E10 pada 2027 dan E20 pada 2028 juga telah disusun.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar