Pemerintah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mengerahkan tiga alat berat untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Alat berat ini digunakan untuk membuat parit pembatas di sekitar lokasi kebakaran, bertujuan mengisolasi api. Selama tiga hari operasi, sekitar tiga kilometer parit telah berhasil dibuat.
BPBD Lingga mencatat ada sembilan titik kebakaran dengan total luas lahan terbakar mencapai 80 hektare, di mana 30 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan. Pemantauan dilakukan menggunakan drone untuk akurasi lebih baik. BPBD berkolaborasi dengan TNI, Polri, dan instansi terkait dalam penanganan ini.
Komentar 0