Meta menghadapi gugatan class action dari keluarga di Illinois dan California yang menuduh perusahaan secara ilegal menggunakan foto pengguna dari Facebook untuk mengembangkan teknologi pengenalan wajah. Tuduhan ini muncul setelah seorang ibu di Utah mengklaim Meta menggunakan AI untuk menyisir unggahan di Instagram dan Facebook, serta mengungkap informasi tentang anak-anaknya. Gugatan menyebutkan bahwa Meta mengambil tanda biometrik dari profil media sosial publik untuk membangun sistem bernama 'NameTag'.
Meta membantah tuduhan ini dan menyatakan bahwa belum ada keputusan final mengenai teknologi tersebut. Perusahaan juga memiliki sejarah masalah terkait data pengguna, termasuk penyelesaian gugatan senilai US$650 juta pada 2020 dan denda US$1,4 miliar pada 2024.
Komentar 0