Perdebatan mengenai keselamatan kecerdasan buatan (AI) semakin memanas, terutama setelah insinyur DeepSeek, Liu Shengyu, mengecam seruan CEO Anthropic, Dario Amodei, untuk memperlambat perkembangan AI. Liu menganggap upaya tersebut sebagai langkah untuk menguasai industri AI, dan mengibaratkannya dengan kekuasaan Adolf Hitler atas senjata nuklir. Seruan Amodei, yang didukung oleh beberapa tokoh teknologi, juga memicu skeptisisme di China, di mana pihak berwenang menganggapnya sebagai upaya untuk mendapatkan kontrol lebih besar sebelum regulasi ditetapkan.
Diskusi ini menyoroti ketegangan antara AS dan China mengenai pengembangan AI dan regulasi yang menyertainya.
Komentar 0