Kementerian Pertahanan Amerika Serikat melaporkan bahwa perang melawan Iran telah menghabiskan biaya sebesar US$45,1 miliar atau sekitar Rp803 triliun. Laporan tersebut disampaikan kepada Kongres dan mencakup biaya hingga 3 September, dengan tambahan biaya bahan bakar. Namun, angka ini belum mencakup seluruh biaya, termasuk perbaikan pangkalan yang rusak.
Proyeksi biaya ini lebih tinggi dari estimasi sebelumnya oleh Congressional Budget Office (CBO) yang memperkirakan biaya perang mencapai US$38 miliar. CBO juga memprediksi bahwa perang akan terus membebani anggaran AS hingga US$3 miliar per bulan dan dapat meningkatkan inflasi pada kuartal I 2027, di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi perekonomian.
Komentar 0