Pemerintah menargetkan program Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) untuk 1 juta sambungan rumah selesai pada 2028. Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyampaikan hal ini saat meninjau kesiapan pengoperasian Jargas di Gresik, Jawa Timur. Jargas diharapkan mempermudah akses gas bagi masyarakat, terutama saat kebutuhan mendesak, serta menawarkan harga lebih murah dibanding LPG.
Dudung optimis program ini akan mendukung perekonomian lokal dan mengurangi ketergantungan pada LPG impor. Proses perizinan untuk pengoperasian Jargas telah rampung, dan fokus kini beralih ke tahap pengoperasian dengan target 119.379 sambungan rumah di 15 kabupaten pada 2025-2026. Progres pembangunan Jargas di Gresik sudah mencapai 95,4 persen.
Komentar 0