Presiden AS Donald Trump menolak kritik terhadap kecerdasan buatan (AI) dan mengumumkan pembentukan AI Force di pemerintahan. Ia berkomitmen untuk tidak membiarkan industri AI hancur dan akan segera menunjuk seorang koordinator AI. Meski banyak warga AS menolak pusat data yang membutuhkan energi besar untuk pengembangan AI, Trump tetap mendukung teknologi ini, menepis peringatan tentang risikonya sebagai hoaks.
Ia juga mengajukan tiga alternatif nama untuk istilah 'artificial intelligence' dan meminta masyarakat untuk memilih.
Komentar 0