Konflik antara milisi Houthi di Yaman dan Arab Saudi semakin memanas. Pada Sabtu (19/9), Houthi meluncurkan serangan ke Riyadh dan wilayah Saudi lainnya, meskipun serangan tersebut berhasil dicegat. Houthi mengklaim menargetkan lokasi-lokasi strategis di Riyadh dan fasilitas minyak Aramco di Yanbu, menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak.
Serangan ini menandai peringatan serangan udara pertama di Riyadh sejak Juli lalu. Houthi menyatakan akan terus menyerang Saudi hingga blokade selama sepuluh tahun terhadap wilayah mereka di Yaman diakhiri. Mereka juga menegaskan tidak akan menyerang negara lain, termasuk Amerika Serikat, hanya menargetkan Arab Saudi.
Komentar 0