Masuk

Jepang Dikecam usai Bikin Simulasi Anti-Teror Pakai Atribut Muslim

Kementerian Luar Negeri Jepang mendapat kecaman setelah mengunggah foto simulasi anti-terorisme yang menggunakan atribut Muslim, termasuk penutup kepala mirip keffiyeh. Kritikan muncul karena dianggap memperkuat stereotip negatif terkait orang Arab dan Muslim. Setelah menerima banyak kritik, Kemlu Jepang menghapus foto tersebut dan merilis klarifikasi bahwa kostum tidak merujuk pada kelompok etnis atau agama tertentu.

Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, menyatakan penyesalan atas kesalahpahaman yang terjadi dan menekankan pentingnya edukasi anti-terorisme bagi warga Jepang di luar negeri. Latihan ini merupakan bagian dari upaya Jepang untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan, terutama setelah serangan teroris di Dhaka pada 2016.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar