Seorang wanita di New South Wales, Australia, menjadi orang pertama yang dimakamkan menggunakan peti mati berbahan jamur. Pemakaman ramah lingkungan ini dilakukan pada Jumat di Pemakaman Springwood, Blue Mountains, setelah Carolyn, yang berusia 70-an, meninggal dunia. Peti mati yang digunakan dibuat oleh Loop Biotech dari Belanda, terbuat dari miselium dan serat rami, dan memerlukan waktu sekitar 45 hari untuk terurai di tanah.
Suami Carolyn menyatakan bahwa pilihan ini sesuai dengan nilai-nilai istrinya tentang memberi kembali kepada alam. Para ahli menunjukkan bahwa ketertarikan terhadap pemakaman ramah lingkungan meningkat di Australia, seiring dengan berkurangnya religiusitas dan meningkatnya kesadaran akan keberlanjutan.
Komentar 0