Masuk

Jarak Pandang Minim, Heli Jepang Belum Dioperasikan Padamkan Karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa helikopter Chinook dari Jepang yang tiba di Kalimantan Barat belum dapat dioperasikan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat jarak pandang yang minim. Saat ini, jarak pandang di wilayah-wilayah seperti Mempawah, Pontianak, dan Melawi kurang dari satu kilometer. BNPB menyatakan bahwa operasi helikopter akan dilakukan ketika jarak pandang mencapai 3.500 hingga 5.000 meter.

Jepang mengirim tiga helikopter CH-47 sebagai bantuan dalam menangani karhutla atas permintaan pemerintah Indonesia.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar