Harga tanah dan properti di Indonesia mengalami kenaikan signifikan, dipicu oleh beberapa faktor utama. Keterbatasan lahan, pertumbuhan penduduk, dan pembangunan infrastruktur menjadi penyebab utama tingginya permintaan hunian. Selain itu, lokasi strategis dan biaya pembangunan juga mempengaruhi harga.
Meskipun ada ekspektasi kenaikan harga, pergerakan harga tanah bervariasi tergantung pada lokasi dan kondisi ekonomi. Data menunjukkan bahwa meskipun pertumbuhan harga properti residensial primer hanya 0,83 persen pada triwulan IV 2025, permintaan tetap tinggi, terutama untuk rumah tipe kecil dan menengah.
Komentar 0