Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berkomitmen memperkuat kesetaraan dan perlindungan bagi pekerja perempuan di sektor perkebunan kelapa sawit. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigransi Kutim, Sulisman, menyatakan bahwa pekerja perempuan sering menghadapi beban kerja ganda dan risiko keselamatan. Oleh karena itu, perlu jaminan kondisi kerja yang aman serta akses peningkatan kapasitas.
Untuk itu, Pemkab Kutim menggandeng berbagai pihak, termasuk Yayasan Solidaridad Network Indonesia (YSNI), dalam lokakarya untuk mendorong peran perempuan dalam pembangunan. Diharapkan, kolaborasi ini dapat menghasilkan langkah nyata untuk menciptakan lingkungan kerja yang responsif terhadap kebutuhan perempuan.
Komentar 0