Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menyalurkan 40 ribu liter air bersih ke lima titik di Kota Pontianak setelah warga mengeluhkan air PDAM yang terasa asin. Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau langsung penyaluran air bersih ini, yang dilakukan menggunakan lima mobil tangki. Kondisi air PDAM yang tidak layak konsumsi disebabkan oleh musim kemarau dan intrusi air laut.
Norsan menginstruksikan Dinas PUPR untuk tetap siaga dalam memantau dan menyalurkan air bersih jika diperlukan. Warga pun menyambut baik bantuan ini, mengingat mereka telah mengalami masalah kualitas air selama sepekan. Selain itu, Norsan juga mengingatkan masyarakat tentang risiko kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau, serta pentingnya peran masyarakat dalam penanganannya.
Komentar 0