Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menegaskan komitmennya untuk melestarikan Bahasa Enggano, yang merupakan bagian dari kekayaan budaya daerah. Sekretaris Daerah Fitriyansyah menyatakan pentingnya pengawasan dan pembinaan bahasa, termasuk Bahasa Enggano, mengingat jumlah penuturnya yang semakin sedikit. Kerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Bengkulu diharapkan dapat menghasilkan program untuk menjaga bahasa ini agar tidak punah.
Selain itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, mendorong pembuatan regulasi untuk penerapan kurikulum Bahasa Enggano di sekolah-sekolah sebagai upaya pelestarian.
Komentar 0