Operasi pencarian hari kedelapan terhadap kapal cepat Arupadhatu 1 yang membawa jurnalis di Selat Sunda belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan, yang menggunakan drone dan sea reader, menjangkau hingga 500 meter dari Gunung Anak Krakatau, namun tidak menemukan jejak. Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, mengonfirmasi bahwa hasil pencarian di beberapa lokasi, termasuk Pulau Enggano, juga nihil.
Operasi akan dilanjutkan pada Rabu (16/9) dengan melibatkan 20 armada kapal. Delapan orang yang hilang terdiri dari lima jurnalis dan tiga anggota kapal, yang hilang kontak saat meliput aktivitas vulkanik di kawasan tersebut pada 7 September.
Komentar 0