Basarnas menjelaskan bahwa tim penyelam belum dikerahkan dalam pencarian jurnalis dan kru kapal cepat Arupadatu I yang hilang di Selat Sunda, Pandeglang, Banten. Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menyatakan bahwa penyelaman baru dapat dilakukan setelah lokasi pasti objek ditemukan. Keselamatan tim selam juga menjadi pertimbangan utama.
Hingga hari kedelapan pencarian, tim SAR masih fokus pada penyisiran permukaan laut dan verifikasi informasi dari masyarakat. Upaya verifikasi dilakukan menggunakan sea reader dan drone hingga radius 500 meter dari Gunung Anak Krakatau, namun hasilnya masih nihil. Basarnas berkomitmen untuk mengoptimalkan seluruh armada dalam pencarian ini.
Komentar 0