Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2026 mencapai 454,8 miliar dolar AS, tumbuh 4,9 persen dibandingkan tahun lalu. Rasio ULN terhadap PDB tercatat sebesar 30,7 persen. Posisi ULN tetap stabil dibandingkan bulan sebelumnya, dengan pertumbuhan ULN publik yang mencapai 218,4 miliar dolar AS, sementara ULN swasta mengalami kontraksi menjadi 194,5 miliar dolar AS.
BI menegaskan pentingnya pengelolaan ULN yang prudent dan berkelanjutan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif, dengan hampir seluruh ULN pemerintah berupa utang jangka panjang. Koordinasi antara BI dan pemerintah terus diperkuat untuk memantau perkembangan ULN, guna menjaga stabilitas perekonomian.
Komentar 0