Masuk

BKKBN Sumbar perkuat tata kelola alat dan obat kontrasepsi

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Barat memperkuat tata kelola alat dan obat kontrasepsi di tingkat kabupaten/kota. Pengelolaan ini meliputi perencanaan, distribusi, dan pemantauan untuk mencegah penumpukan stok. Dalam Rapat Penggerakan Sistem Tata Kelola Alat dan Obat Kontrasepsi, Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Mardalena Wati Yulia, menekankan pentingnya monitoring bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinas Kesehatan.

Ketersediaan kontrasepsi harus disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan di daerah masing-masing, dan pengelolaan harus mengikuti regulasi serta prinsip enam tepat. BKKBN Sumbar juga menetapkan 14 kabupaten/kota untuk pembinaan lebih lanjut, menggunakan aplikasi SIRIKA untuk memantau stok secara real-time.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar