Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karo telah menyiapkan 394 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Kepala BPS Karo, Oliver Bobby Reynold Simarmata, menjelaskan bahwa petugas yang terdiri dari pengawas dan pendata lapangan telah dilatih selama tiga hari sebelum diterjunkan. Pendataan akan dilakukan dengan metode 'door-to-door' untuk memastikan data yang akurat dan menghindari kesalahan pencacahan. Sensus ini mencakup seluruh sektor ekonomi, termasuk perkembangan ekonomi digital dan bisnis rumahan.
Oliver juga menekankan pentingnya kerahasiaan data yang dihimpun, yang hanya akan digunakan untuk kepentingan statistik negara dan bukan untuk perpajakan. Selain itu, BPS Karo menerapkan mekanisme verifikasi untuk menjaga akurasi data. Meskipun tantangan di lapangan, terutama di kawasan perkotaan, tingkat pencapaian pencacahan di Kabupaten Karo sudah mencapai 95 persen, dengan target penyelesaian dalam dua minggu ke depan.
Komentar 0