Pemerintah Indonesia mengungkapkan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI Angkatan Darat dalam tugas penanggulangan kebakaran hutan di Kalimantan Tengah. Tiga prajurit tersebut adalah Letkol CPN Dudi Firmansyah, Kapten CPN Nurhafiz Akbar Rizki Hartio, dan Sertu Heri Prasetyo, yang telah meninggal akibat kecelakaan helikopter pada Rabu (4/11) saat menjalankan misi pemadaman di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian penuh terhadap kesejahteraan keluarga prajurit yang gugur. Pemerintah berkomitmen untuk mendukung keluarga mereka, dan terus berupaya memadamkan kebakaran hutan yang kini meningkat, dengan 1.468 titik api terdeteksi di enam provinsi, termasuk Kalimantan dan Papua.
Prasetyo menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi lahan gambut dan cuaca, yang menyulitkan pemadaman. Pemerintah juga mengapresiasi kerja keras petugas dan relawan yang terlibat dalam proses penanggulangan karhutla, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah ini.





Komentar 0