Pemerintah Kota Surabaya melatih petugas penerima panggilan darurat (call taker) layanan Command Center 112 untuk menangani laporan krisis psikologis. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, menyatakan bahwa call taker tidak hanya mencatat informasi, tetapi juga melakukan asesmen awal untuk menentukan langkah penanganan. Mereka telah dibekali dengan keterampilan Psychological First Aid (PFA) dan berkoordinasi dengan petugas teknis untuk menindaklanjuti laporan.
Selain itu, tenaga medis juga tersedia untuk memberikan arahan kepada warga yang menghubungi layanan tersebut. Dukungan psikolog dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga disediakan untuk memberikan pendampingan yang lebih menyeluruh dalam situasi darurat.
Komentar 0