Di tengah kemarau panjang, petani di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, berhasil memanen padi dengan total produksi diproyeksikan mencapai 272 ton dari lahan seluas 34 hektare. Pelaksana Tugas Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyatakan bahwa panen ini merupakan bagian dari panen bergilir karena waktu tanam yang tidak serentak. Produktivitas lahan mencapai tujuh hingga delapan ton gabah per hektare, dengan kualitas gabah yang baik dan bulir padi terisi penuh.
Kepala Dinas Pertanian Tulungagung, Suyanto, menambahkan bahwa meskipun menghadapi kemarau, produksi beras daerah masih surplus, dengan total produksi 217.216 ton padi tahun ini, melebihi kebutuhan bulanan sebanyak 6.769 ton.
Komentar 0