Komandan Pangkalan TNI AL Banten, Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, mengumumkan penyesuaian luasan area pencarian kapal cepat yang hilang di Selat Sunda. Luasan area pencarian menyempit dari 4.586 nautical mile (NM) menjadi 3.962 NM berdasarkan pemodelan arus terkini. Hal ini dilakukan untuk memfokuskan pencarian di sektor yang lebih akurat.
Operasi SAR melibatkan 20 kapal utama yang menjelajahi enam sektor di sekitar Gunung Anak Krakatau. Gelombang perairan bervariasi antara 0,5 hingga 2,5 meter, namun di dekat Gunung Anak Krakatau cukup kondusif. Meskipun pencarian dilakukan dengan intensif, objek kapal yang dicari belum ditemukan.
Komentar 0