Hasil pemeriksaan DNA terhadap jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, belum teridentifikasi sebagai bagian dari rombongan jurnalis dan kru kapal yang hilang di Selat Sunda. Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menyatakan bahwa mereka akan terus berkoordinasi dengan Kantor SAR Bengkulu untuk menunggu hasil identifikasi lebih lanjut. KBO Ditpolairud Polda Banten, AKBP Ahmad, menegaskan bahwa ciri-ciri jenazah tidak sesuai dengan yang sedang dicari.
Proses pencarian telah berlangsung selama delapan hari di sekitar Gunung Anak Krakatau, setelah kapal dan penumpang dilaporkan hilang kontak pada 7 September. Jenazah ditemukan di pesisir Sawang Bengkok, Pulau Enggano, dan telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Bengkulu untuk autopsi dan identifikasi.
Komentar 0