China membantah laporan yang menyatakan bahwa mereka telah memberikan citra satelit kepada Iran mengenai pangkalan militer AS di Yordania. Laporan tersebut muncul setelah serangan rudal Iran terhadap Pangkalan Udara Muwaffaq Salti yang menewaskan tiga tentara AS. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menolak tuduhan tersebut sebagai tidak berdasar dan meminta bukti dari pihak AS.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kedua negara memang melakukan kegiatan pemantauan satu sama lain. Laporan ini muncul menjelang kunjungan Presiden China Xi Jinping ke AS pada 24 September.
Komentar 0