Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melakukan evaluasi terhadap operasi pencarian delapan orang, termasuk jurnalis, yang hilang di Perairan Selat Sunda, Banten. Operasi SAR telah memasuki hari ketujuh, dan keputusan untuk memperpanjang atau menghentikan operasi akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi tersebut. Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menyatakan bahwa evaluasi hari ketujuh akan menjadi dasar untuk keputusan selanjutnya.
Ahli Muda Basarnas, Rangga Aribowo, menambahkan bahwa operasi dapat diperpanjang jika masih ada tanda-tanda keberadaan korban atau barang bukti terkait kecelakaan. Jika tidak ada indikasi baru, operasi SAR dapat dihentikan, namun status pencarian akan beralih menjadi siaga. Gubernur Banten, Andra Soni, berharap agar pencarian dapat diperpanjang jika belum ada penemuan hingga hari ketujuh.
Komentar 0