Massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan aksi demonstrasi di kantor PT Pertamina Patra Niaga di Makassar, menuntut penjelasan terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Manajer Retail Sales Pertamina, Mardian, menemui massa dan meminta agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas. Ia menjelaskan bahwa Pertamina terus berkoordinasi untuk memperbaiki distribusi dan akan mengevaluasi kebijakan ganjil-genap yang masih berlaku hingga 20 September 2026.
Aksi tersebut berujung pada insiden di mana seorang demonstran terluka akibat bentrokan dengan petugas keamanan. Ketua Umum HMI Cabang Makassar, Sarah Agussalim, menegaskan aksi ini untuk meminta pertanggungjawaban Pertamina atas antrean panjang BBM yang terjadi di kota tersebut.
Komentar 0