Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan mengonfirmasi kematian 12 ekor bekantan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Balimau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kepala Desa Balimau melaporkan terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut, namun jumlah populasi perlu diverifikasi lebih lanjut oleh BKSDA. Kebakaran yang terjadi di kawasan milik masyarakat menyebabkan sekitar 80 persen lahan terbakar, sementara area tanah desa aman.
Selain bekantan, satu ekor ular piton dan satu ekor king kobra juga dilaporkan mati akibat kebakaran.
Komentar 0