Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memuji panen melon di SMKN 1 Tulungagung sebagai contoh pengembangan vokasi pertanian berbasis teknologi. Panen ini berasal dari budidaya Melon Inthanon menggunakan sistem hidroponik di rumah kaca seluas 949 meter persegi, dengan hasil sekitar 3,5 ton. Aries menekankan pentingnya keterhubungan antara pendidikan dan dunia usaha, serta pengembangan keterampilan kewirausahaan bagi siswa.
Kepala SMKN 1 Tulungagung, Ning Fadlillah, menjelaskan bahwa siswa tidak hanya terlibat dalam penanaman, tetapi juga dalam pemantauan kondisi tanaman melalui aplikasi. Selain melon, sekolah ini juga mengembangkan program budidaya berbagai komoditas lainnya, bertujuan untuk menciptakan siswa yang siap berwirausaha di bidang pertanian.
Komentar 0