Pekerja di sentra Industri Kecil Menengah (IKM) marmer Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur, terus memproduksi kerajinan mangkuk buah dari batu marmer meskipun menghadapi kenaikan biaya produksi. Kenaikan ini disebabkan oleh penguatan nilai tukar dolar AS dan harga energi yang meningkat. Akibatnya, harga jual produk mengalami penyesuaian dari kisaran Rp25 ribu-Rp130 ribu menjadi Rp35 ribu-Rp150 ribu per unit.
Meskipun demikian, produksi tetap dipertahankan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor ke Eropa, Amerika Serikat, dan China.
Komentar 0