Dua eksekutif dari Chubu Electric Power, operator PLTN Hamaoka, mengundurkan diri pada 14 September 2026 setelah terungkapnya manipulasi data gempa yang meremehkan risiko. Perusahaan juga membatalkan rencana pengoperasian kembali dua reaktor di tengah upaya Jepang untuk menghidupkan kembali tenaga nuklir pasca insiden Fukushima. Presiden Kingo Hayashi dan Chairman Satoru Katsuno mengakui tanggung jawab dan penyesalan atas situasi ini.
Laporan independen menyebutkan bahwa tekanan manajemen berkontribusi pada pelanggaran tersebut. Jepang berencana untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mencapai netralitas karbon pada 2050.
Komentar 0