Pemerintah Kabupaten Sleman, Yogyakarta, berkomitmen untuk memperkuat budaya literasi melalui pengembangan layanan perpustakaan yang inklusif dan edukatif. Dalam peringatan Hari Kunjung Perpustakaan, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menekankan pentingnya literasi di era teknologi dan informasi. Penghargaan diberikan kepada pemustaka berprestasi dan pemilik naskah kuno yang melestarikan budaya.
Kepala Dinas Perpustakaan Anton Sujarwa melaporkan bahwa perpustakaan telah dikunjungi 12.472 orang dalam setahun, dengan layanan perpustakaan keliling menjangkau 128.000 pengunjung. Bunda Literasi Sleman, Parmilah Harda Kiswaya, berharap gerakan literasi dapat membentuk masyarakat yang kritis dan kreatif.
Komentar 0