Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Palembang, Sumatera Selatan, untuk waspada terhadap kualitas udara yang masih berada pada level tidak sehat akibat kebakaran hutan dan lahan. Konsentrasi Particulate Matter (PM2,5) di Palembang tercatat mencapai 67,7 Β΅g/mΒ³, yang berpotensi membahayakan kesehatan. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, telah menerapkan sistem pembelajaran daring untuk siswa guna mengantisipasi dampak kabut asap, yang mulai berlaku sejak 9 September 2026.
Selain itu, distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan meski pembelajaran dilakukan secara daring, dengan koordinasi antara sekolah dan orang tua.
Komentar 0