Masuk

Peserta Karnaval di Pekalongan Minta Maaf Kurang Literasi soal Satanik

Panitia dan peserta Simbang Kulon Night Carnaval (SKNC) 2026 meminta maaf terkait penampilan yang dianggap melakukan ritual satanik. Perwakilan panitia, Ziyad Azizi, menyatakan permohonan maaf atas kekurangan mereka dan mengakui kurangnya pemahaman tentang konteks penampilan tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari acara khitanan massal ke-61 yang diselenggarakan oleh NU Simbang Kulon.

M Akhid dari Tim Simone, yang bertanggung jawab atas kostum dan aksi teatrikal, juga menyampaikan penyesalan dan mengakui kurang literasi dalam memahami referensi yang digunakan dalam penampilan.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar