Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia dengan berbagai aset alam dan budaya, seperti Rinjani, Mandalika, dan Gili. Tantangan saat ini adalah mengelola kekayaan tersebut menjadi pengalaman wisata berkualitas, dengan fokus pada peningkatan lama tinggal wisatawan yang saat ini hanya sekitar 1,8 hari. NTB juga memiliki Mandalika sebagai pintu gerbang global yang dapat memperluas pasar pariwisata dan ekonomi kreatif.
Untuk mencapai tujuan ini, perlu ada integrasi antara Lombok dan Sumbawa, serta pembangunan klaster objek wisata yang berkelanjutan. Prinsip keberlanjutan harus diutamakan dalam pengelolaan pariwisata, dengan penekanan pada pengurangan limbah dan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.
Komentar 0