Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu, mengungkapkan bahwa pembangunan pusat pengembangan bioetanol di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan potensi besar Indonesia sebagai penghasil crude palm oil, pengembangan bioetanol diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang menghubungkan pertanian, industri, dan teknologi. Peluncuran pusat ini melibatkan kolaborasi antara berbagai pihak dan diharapkan dapat mendukung hilirisasi serta penggunaan sumber daya terbarukan.
Tiga kegiatan utama dilaksanakan, termasuk penandatanganan nota kesepahaman dan penanaman simbolis sorgum.
Komentar 0