Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat distribusi air bersih untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan akibat puncak musim kemarau. Wali Kota Saparudin menyatakan bahwa suplai air bersih ditujukan untuk warga, rumah ibadah, dan instansi yang mengalami kekurangan. Menurut BMKG, puncak musim kemarau terjadi pada September hingga Oktober 2026, mengakibatkan penurunan ketersediaan air bersih.
PDAM telah melakukan antisipasi dengan pengeboran di kolam retensi Selindung untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. Kepala BPBD Dedy Revandi menegaskan bahwa penyaluran air bersih gratis merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Komentar 0