Dalam penyelenggaraan World Media Summit ke-7 di Beijing, LKBN ANTARA memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun jaringan dengan perusahaan media global guna menghadapi tantangan yang dibawa oleh kecerdasan buatan (AI). Direktur Utama ANTARA, Abdul Hakim, menegaskan bahwa AI bukan hanya merubah cara informasi diproduksi, tetapi juga menimbulkan tantangan terhadap kredibilitas media dan profesionalisme jurnalis.
Abdul Hakim menyatakan bahwa meskipun AI dapat meningkatkan efisiensi dan mempercepat produksi berita, manusia tetap memiliki peranan penting dalam menjaga nilai-nilai etika dan analisis mendalam dalam jurnalisme. Dalam konferensi tersebut, Abdul juga berdiskusi dengan pemimpin media dari negara lain mengenai pentingnya penggunaan AI yang bertanggung jawab dan etis, serta tantangan yang dihadapi media dalam mencari sumber pendapatan baru di era digital.
Presiden Xinhua, Fu Hua, menekankan perlunya media untuk mengadopsi teknologi baru dan meningkatkan kemampuan peliputan serta penyuntingan dengan memanfaatkan AI. WMS yang diselenggarakan untuk memperingati hari jadi Kantor Berita Xinhua ke-95 ini merupakan platform penting bagi pertukaran informasi dan kerja sama media antarnegara.





Komentar 0