Serangan siber baru-baru ini mempengaruhi ruang pendingin di fasilitas medis Prancis yang menyimpan darah untuk transfusi. Meskipun suhu ruang pendingin sempat meningkat, staf berhasil mengintervensi dan tidak ada dampak kesehatan yang dilaporkan. Spekulasi beredar mengenai keterlibatan kelompok hacktivis Rusia, namun analisis menunjukkan kemungkinan juga melibatkan aktor dari Iran atau bahkan remaja yang iseng.
Para peneliti keamanan siber terus menyelidiki serangan ini dan memperingatkan potensi serangan lanjutan.





Komentar 0